Beritaintelijennews.com—Gowa, — 6 September 2026–Prasasti yang menjadi ikon utama Masjid Agung Syech Yusuf, Kabupaten Gowa, kini berubah fungsi menjadi tempat bermain anak-anak. Keadaan ini memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat bangunan bersejarah dan nilai simbolis prasasti tersebut seharusnya dijaga kebersihan dan kelestariannya, bukan dijadikan sarana rekreasi tanpa pengawasan.
Terlihat jelas sejumlah anak-anak memanfaatkan permukaan prasasti tersebut sebagai seluncuran. Mereka naik turun dan bermain dengan bebas di area yang seharusnya menjadi ikon kebanggaan serta penanda sejarah masjid tersebut. Akibat aktivitas tersebut, area sekitar prasasti terlihat kotor, dan dikhawatirkan akan terjadi kerusakan pada prasasti yang merupakan bagian tak terpisahkan dari wajah Masjid Agung Syech Yusuf.
Hingga saat ini, belum ada larangan tertulis maupun peringatan jelas dari pihak pengelola agar masyarakat tidak memanfaatkan area prasasti untuk kegiatan bermain. Tidak ada petugas yang terlihat mengawasi atau mengarahkan pengunjung, sehingga aktivitas tersebut berlangsung bebas setiap harinya.
Diketahui, pengelolaan pekarangan dan fasilitas Masjid Agung Syech Yusuf berada di bawah tanggung jawab Dinas Kesejahteraan Sosial (Kadis Kesra) Kabupaten Gowa, dengan Ketua Baharuddin Mangka dan Sekretaris Mardani. Masyarakat berharap pihak pengelola segera mengambil langkah tegas: memasang tanda larangan, menempatkan petugas pengawas, serta menjaga kebersihan dan kelestarian prasasti tersebut agar tetap terjaga sebagai ikon bersejarah dan tempat yang dihormati, bukan dijadikan tempat bermain yang mengabaikan nilai kesucian dan sejarahnya.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Baharuddin Mangka maupun Mardani terkait kondisi tersebut.
Kabiro gowa
