Jurnalis Syarifuddin Usman Bergabung dengan LBH Suara Panrita Keadilan, Bang Jaju: Jurnalis Punya Modal Integritas dan Kepedulian Sosial

 

Beritaintelijennews.com—GOWA, SULAWESI SELATAN — Seorang jurnalis media online, Syarifuddin Usman, menyatakan ketertarikannya untuk bergabung sebagai Pendamping Hukum di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Suara Panrita Keadilan. Langkah tersebut dilandasi semangat pengabdian kepada masyarakat, keinginan memperdalam ilmu hukum, serta tekad untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan dan pendampingan hukum.

Syarifuddin Usman berdomisili di Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, dan berasal dari Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Meski bukan lulusan Strata 1 (S1) Hukum, ia mengaku memiliki ketertarikan dan pemahaman mengenai persoalan hukum serta ingin terus belajar melalui pembinaan dan pengalaman di lingkungan LBH Suara Panrita Keadilan.

Ketua Umum LBH Suara Panrita Keadilan, Djaya Jumain, yang akrab disapa Bang Jaju, menyambut positif ketertarikan Syarifuddin Usman untuk bergabung. Ia juga menyatakan dukungannya kepada kalangan jurnalis yang ingin berkontribusi dalam pendampingan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya sangat mendukung teman-teman jurnalis yang terpanggil untuk bergabung sebagai Pendamping Hukum di LBH Suara Panrita Keadilan. Yang penting, memiliki pemahaman tentang hukum, kemauan untuk terus belajar, integritas, serta kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan,” ungkap Djaya Jumain.

Menurut Bang Jaju, profesi jurnalis memiliki keterkaitan erat dengan kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Pengalaman dalam mencari informasi, berkomunikasi dengan berbagai kalangan, serta menyampaikan aspirasi publik dapat menjadi modal sosial yang bermanfaat dalam kegiatan edukasi dan pendampingan hukum.

Djaya Jumain juga mengungkapkan bahwa dirinya merupakan mantan jurnalis yang pernah menjalani berbagai tugas di dunia media. Ia pernah menjadi reporter Radio 68H Jakarta, kameramen RCTI, Makassar TV, dan terakhir KompasTV. Dalam perjalanan jurnalistiknya, ia juga pernah bergabung dengan organisasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar dan Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan.

Berbekal pengalaman tersebut, Bang Jaju mengaku memahami pentingnya integritas, tanggung jawab, dan independensi dalam profesi jurnalistik, sekaligus pentingnya kepedulian sosial dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Saya juga pernah menjadi jurnalis. Saya memahami bagaimana integritas seorang jurnalis harus dijaga dan bagaimana kepedulian sosial menjadi bagian penting dari profesi tersebut. Jadi, apa yang perlu diragukan dari seorang jurnalis yang memiliki pemahaman hukum, mau belajar, dan terpanggil untuk mengabdi kepada masyarakat?” tegasnya.

Ia menambahkan, bergabungnya Syarifuddin Usman diharapkan menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia di LBH Suara Panrita Keadilan, terutama dalam mendukung edukasi hukum, membantu masyarakat memahami hak-haknya, serta memperluas akses terhadap layanan hukum.

Sementara itu, bagi Syarifuddin Usman, bergabung dengan LBH Suara Panrita Keadilan merupakan kesempatan untuk menimba ilmu, memperluas pengalaman, dan mengabdikan diri bagi masyarakat. Ia berharap dapat menjalankan peran sebagai Pendamping Hukum atau asisten advokat sesuai kapasitas, kompetensi, dan ketentuan hukum yang berlaku.

Djaya Jumain menegaskan bahwa setiap orang yang ingin berkontribusi dalam pelayanan hukum harus memiliki komitmen untuk terus meningkatkan pengetahuan, menjaga etika, dan memahami batas kewenangan dalam menjalankan tugas pendampingan.

Menurutnya, semangat membantu masyarakat harus berjalan seiring dengan tanggung jawab dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Karena itu, pembinaan dan pendidikan hukum menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para pendamping hukum agar dapat menjalankan tugas secara profesional.

“Kita tidak hanya berbicara tentang profesi, tetapi juga tentang pengabdian. LBH Suara Panrita Keadilan membuka ruang bagi siapa saja yang memiliki integritas, kepedulian sosial, dan kemauan untuk belajar serta berjuang bersama masyarakat sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tutup Bang Jaju.

Bergabungnya Syarifuddin Usman diharapkan dapat memperkuat semangat kolektif LBH Suara Panrita Keadilan dalam memberikan edukasi, pelayanan, dan pendampingan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.

LBH SUARA PANRITA KEADILAN

Profesional • Integritas • Keadilan

Kerja Cerdas, Kerja Cepat, Kerja Profesional, dan Kerja Tuntas.

 

Kabiro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *